Sabtu, 02 Juli 2011

Seorang  wisman asal Jerman terpesona naik di atas kepala reog.  (foto:zonaberita/ijo)

Seorang wisman asal Jerman terpesona naik di atas kepala reog. (foto:zonaberita/ijo)

ATRAKSI Reog Ponorogo benar-benar membuat ratusan penumpang MS Albatros terkesima. Sebagian dari mereka bahkan memaksa turun dari kapal pesiar mewah itu, hanya untuk mengabadikan gambar dan menyaksikan dari dekat meski tangga kapal belum sempurna diturunkan.

Apa yang terjadi setelah tangga benar-benar diturunkan dengan sempurna? Wisatawan mancanegara silih berganti turun dari kapal, sebagian langsung memberanikan diri naik di kepala reog.

Begitulah suasana di Pelabuhan Tanjung Perak, saat Walikota Surabaya Bambang DH menyambut kedatangan MS Albatros, Rabu (24/3/2010). Kapal berbendera Bahama ini mengangkut sedikitnya 600 wisatawan mancanegara dan 393 crew, berangkat memulai perjalanan wisata bahari dari Monte Carlo 20 Desember 2009 lalu.

Meninggalkan benua Eropa, MS Albatros melintasi Samudra Atlantik, mengunjungi beberapa kota di benua Amerika. Dari kota-kota di Amerika Selatan melintasi Terusan Panama ke kota-kota di Amerika Utara. Dari benua Amerika, melintasi Samudra Pacific, mengunjungi negara-negara di kepulauan Pacific, sebelum tiba dan meninggalkan Pelabuhan Exmouth, Australia, 21 Maret 2010 lalu untuk menuju Indonesia.

Walikota  Surabaya Bambang DH menghadiahkan 2 buku Surabaya Tempo Doeloe pada  Cruise Director MS Albatros, Thomas. (foto:zonaberita/ijo)

Walikota Surabaya Bambang DH menghadiahkan 2 buku Surabaya Tempo Doeloe pada Cruise Director MS Albatros, Thomas. (foto:zonaberita/ijo)

Khusus Surabaya, kedatangan MS Albatros menyimpan cerita tersendiri. Inilah kedatangan kapal pesiar mewah pertama Sejak krisis moneter 1998 lalu. Tak heran jika Walikota Surabaya Bambang DH merasa perlu memberi sambutan khusus.

Bambang DH tak hanya menyambut dengan kalungan bunga. Tetapi juga menghadiahi Cruise Director MS Albatros Thomas sebuah topi Cak Suroboyo dan dua buku berjudul Surabaya Tempo Doeloe.

Sambutan Bambang tidak sia-sia. Sebab setelahnya, sebuah program city tour berhasil menarik minat sedikitnya 300 peserta wisata cruise itu. Mereka mengunjungi House of Sampoerna, Masjid Ampel, Monkasel dan Kenjeran Park. Sementara sebagian yang lain rela menyewa taksi untuk berbelanja ke Tunjungan Plaza.

Kunjungan MS Albatros ke Surabaya juga menguntungkan kota lain di sekitarnya. Sedikitnya 30 peserta paket cruise keliling dunia itu menyempatkan diri overland ke Gunung Bromo. Mereka akan menginap semalam, lalu esoknya melanjutkan perjalanan darat untuk menyusul ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari kita rembug bersama, agar kesenian reog lebih berkwalitas dan berkembang, tetapi jika ngobrol tanpa ada ACTION sama halnya BO'ONG, maka setelah kita ngbrol sambil NGOPI kita TATA gamelan dan langsung kita REOGAN.....